Monday, 25 May 2026
MEMAKNAI SELAWAT
Disajikan: M. Syarif Arbi
No: 1.420.08.05-2026
Allah memerintahkan bagi orang beriman untuk berselawat untuk Nabi Muhammad ﷺ. Redaksi selawat itu adalah اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. , maknanya "Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad” atau ada yang memakai redaksi اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ tanpa kata سَيِّدِنَا. maknanya "Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad”. Tulisan ini tidak membahas perbedaan pendapat tersebut. Perintah berselawat untuk orang beriman itu termaktub dalam Al-Qur’an:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ٥٦
_“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”_ (Al Ahzab 56)
*Allah berselawat; bermakna Allah mencurahkan rahmat, menganugerahkan kemuliaan, serta memberikan pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ.*
*Sedangkan para malaikat berselawat; berarti para malaikat berdo’a kepada Allah untuk memohonkan ampunan serta keberkahan buat Nabi Muhammad ﷺ. *
*Adapun menusia berselawat; berarti berdo’a kepada Allah ("Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad”) dan juga penghormatan kepada Nabi Muhammad ﷺ .*
Ada sebagian orang bertanya atau berkomenter *Nabi Muhammad itu kan sudah diberi rahmat oleh Allah, sudah dimuliakan oleh Allah, terpelihara dari segala dosa, kenapa Allah perintahkan lagi kepada orang beriman untuk berdo’a buat Nabi Muhammad ﷺ*.
Ketahuilah para pembaca yang arif; bahwa berselawat kepada Nabi Muhammad ﷺ akan terkondisi hal-hal sebagai berikut:
*Pertama; Menghadirkan cinta kepada Rasulullah Muhammad ﷺ*:
• Semakin banyak seseorang berselawat, semakin kuat hubungan hati orang itu terhadap Nabi Muhammad. Karena dengan berselawat kepada Rasulullah, mengingat beliau, menggerakkan hati, terekam dalam pikiran orang yang mengucapkannya. Semakin sering seseorang, mengingat sesuatu, semakin lekat hal tersebut di hati dan pikirannya, apalagi jika ucapan selawat itu diucapkan sampai terdengar telinga sendiri walaupun perlahan.
• Dengan berselawat kepada Nabi Muhammad ﷺ mewujudkan rasa Syukur dan penghargaan kepada Nabi Muhammad ﷺ atas perjuangannya menyampaikan risalah Islam. Menyadari besarnya pengorbanan ini otomatis memupuk rasa cinta.
• Berselawat kepada Nabi Muhammad ﷺ Menghubungkan jiwa secara spiritual sekaligus merupakan cara bertawasul dan membuka koneksi spiritual dengan Rasulullah. Doa dan pujian yang dilafazkan menjadi sarana untuk menghadirkan kehadiran spiritual beliau di dalam hati. Setiap do’a yang di tujukan kepada Allah, bahkan harus didahului berselawat atas Nabi Muhammad ﷺ, seperti terdapat dalam hadist diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dari sahabat Umar bin Khattab r.a. berbunyi:
إِنَّ الدُّعَاءَ مَوْقُوفٌ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ، لاَ يَصْعَدُ مِنْهُ شَيْءٌ حَتَّى تُصَلِّيَ عَلَى نَبِيِّكَ صلى الله عليه وسلم
Artinya: _"Sesungguhnya doa itu tertahan di antara langit dan bumi, tidak naik sedikit pun darinya hingga engkau berselawat atas Nabimu shallallahu 'alaihi wa sallam."_ (HR At-Tirmidzi
• Berselawat memuktikan ketaatan, kepatuhan, ketundukan kepada Allah dan Rasul-Nya, yang menjadi landasan utama tumbuhnya cinta yang tulus, menjalankan perintah Allah tersurat pada Al-Ahzab 56 dikutif di awal tulisan ini.
Keterbatasan ruang tulis, kondisi2 lainnya sebagai nilai tambah yang diperoleh dari berselawat kepada Nabi Muhammad ﷺ yang kedua dstnya, mohon idzin hanya dikemukakan secara singkat.
*Kedua; Menghidupkan sunnah dan akhlak Rasulullah Muhammad ﷺ.*
Selawat yang sejati tidak berhenti pada ucapan, tetapi mendorong meneladani sifat beliau: jujur, lembut, amanah, dan penuh kasih. Berusaha untuk meneladani cara hidup Rasulullah keseharian dari mulai bangun tidur sampai ke tidur lagi.
*Ketiga; Membersihkan hati*
Selawat sering juga merupakan sebagai dzikir, karena disebut diawalnya “Allah”. Sedangkan dzikir adalah sarana melembutkan hati, menentramkan jiwa, dan mengurangi kelalaian.
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ
_”(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram”_. (Ar-Raad 28)
*Keempat; Mendapat balasan selawat dari Allah*
Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
Artinya:* _"Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali."_* (HR. Muslim).
Yaa Allah jadikanlah kami semua orang istiqamah dalam beriman dan senantiasa dapat melaksanakan perintah Allah dan sunnah Rasulullah.
آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
بارك الله فيكم
وَ الْسَّــــــــــلاَمُعَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Jakarta, 9 DzulHijjah 1447 H.
26 Mei 2026
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment